Manfaat Brotowali dan Cara Mengolahnya, Si Pahit yang Kaya Khasiat

Brotowali atau akar ali-ali, merupakan tanaman obat tradisional Indonesia yang batang, daun, dan akarnya dapat menjadi obat penyakit. Manfaat brotowali pun beragam, sebut saja menjaga kadar gula darah tubuh.

Kandungan nutrisi pada brotowali seperti protein, karbohidrat, vitamin C, lemak, dan lain-lain sangat baik bagi kesehatan tubuh. Tak hanya itu, brotowali rupanya juga mengandung antioksidan dan zat penting lainnya.

Tanaman yang terkenal akan rasanya yang pahit ini juga menyimpan segudang khasiat yang baik bagi tubuh. Bagi Anda yang belum mengetahui, simak penjelasannya berikut ini.

 

Manfaat Brotowali

Berkat sederet nutrisi penting yang terkandung di dalam tanaman yang umum digunakan sebagai obat herbal ini, tak heran jika manfaatnya pun beragam untuk kesehatan diantaranya :

  • Menjaga Kadar Gula Darah

Si pahit ini bisa membantu menjaga kadar gula darah dalam tubuh, karena dapat merangsang produksi insulin dari sel beta di pankreas. Brotowali juga dapat meningkatkan penyerapan gula oleh otot sehingga baik untuk mencegah risiko diabetes.

Meskipun demikian, Anda perlu berhati-hati ketika menggunakan tanaman ini untuk mengobati diabetes, karena dapat menimbulkan efek samping seperti hipoglikemia dan kerusakan hati terlebih ketika dikonsumsi bersama dengan obat dokter.

  • Meningkatkan Daya Tahan

Kandungan vitamin C, antioksidan, serta beragam nutrisi penting lainnya pada brotowali dinilai mampu membantu meningkatkan daya tahan tubuh jika dibarengi dengan pola hidup yang sehat.

  • Mencegah Gejala Alergi Kambuh

Manfaat brotowali selanjutnya adalah mencegah kambuhnya gejala alergi seperti gatal-gatal, pilek, bersin, hingga bentol-bentol. Namun karena sejauh ini alergi belum dapat disembuhkan dan hanya dapat dicegah, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terkait penggunaan brotowali untuk mengobati alergi.

  • Membunuh Jamur dan Bakteri

Suatu penyakit dapat disebabkan oleh kehadiran mikroorganisme seperti jamur dan bakteri, sementara brotowali diketahui mengandung zat kimia yang bersifat antijamur dan antibakteri. Sebuah penelitian menunjukkan jika ekstrak tanaman ini bisa membunuh jamur dan bakteri penyebab infeksi.

  • Mendukung Kesehatan Hati

Brotowali juga diklaim dapat mendukung kesehatan serta fungsi hati, berkat kandungan zat antiradang dan antioksidan di dalamnya. Meskipun begitu, bagi penderita penyakit hati ada baiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika ingin mengonsumsi brotowali sebagai obat.

 

Cara Membuat Jamu Brotowali

Umumnya jamu brotowali dibuat dengan merebus daun menggunakan air mendidih. Namun tak sedikit yang menambahkan tanaman herbal atau rempah lainnya untuk meningkatkan khasiat hingga mengurangi rasa pahit dari jamu ini.

Perlu diperhatikan jamu brotowali ini tidak disarankan untuk ibu hamil ataupun seseorang dengan pengidap penyakit tertentu yang sedang mengonsumsi obat dokter.

Bahan-bahan

  • 3 gr batang brotowali segar
  • 4 gr daun kumis kucing segar
  • 6 gr daun sembung segar
  • 4 gr lengkuas
  • 110 ml air

Cara Membuat

  • Cuci bahan.
  • Didihkan di air selama 10 hingga 15 menit.
  • Diamkan jamu hingga uap menghilang
  • Saring jamu menggunakan kain bersih.
  • Peras jamu.
  • Siap diminum 1 kali sehari sebanyak 100 ml.

 

Itulah manfaat brotowali yang dikemas dalam artikel gizi. Anda tertarik mencoba?

kami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas