Inilah 7 Startup Terbesar yang Ada di Indonesia

Startup adalah sebuah perusahaan yang belum lama berdiri dan masih sedang dalam tahap pengembangan. Di Indonesia sendiri, jumlah startup yang ada hingga saat ini sudah sangat banyak dan akan terus bertambah sepanjang berjalannya waktu. Jumlah startup di negara kita hingga saat ini diperkirakan sudah menyentuh angka ribuan.

Dikutip dari halaman situs startupranking.com, Indonesia memiliki jumlah startup sebanyak 2,311 atau dalam peringkat ke-lima di seluruh dunia, serta nomor dua di asia, tentunya nomor satu di asia tenggara.

Dari sekian banyaknya startup yang ada di Indonesia, kini sudah ada 7 startup yang berstatus sebagai unicorn di Indonesia, atau dengan nilai valuasi lebih dari 1 miliar USD. Selain itu, ada salah satu darinya yang berstatus sebagai decacorn dengan nilai valuasi lebih dari 10 miliar USD.

Berikut ini adalah beberapa startup berstatus unicorn sekaligus menempati 7 peringkat teratas sebagai startup terbesar di Indonesia seperti yang dilansir oleh Fortune Indonesia: Media Bisnis dan Ekonomi.

1. Gojek

Gojek adalah sebuah perusahaan yang didirikan oleh Nadiem Makarim, Kevin Aluwi, dan Michaelangelo Moran pada Oktober 2010. Gojek memulai bisnisnya sebagai layanan ojek motor lewat panggilan call center dan hanya memiliki 20 pengemudi pada awalnya.

Saat ini, gojek menjadi perusahaan yang bergerak di bidang teknologi yang sudah tersebar luas di seluruh Indonesia. Sebagian besar warga negara Indonesia sudah pasti pernah menggunakan layanan perusahaan ini.

Gojek mendapatkan status sebagai unicorn pada tahun 2017, lalu meningkat menjadi decacorn pada tahun 2019 lalu.

2. Traveloka

Traveloka merupakan statup yang bergerak di bidang leisure, pada awalnya menyediakan layanan pembelian dan pemesanan tiket pesawat dan hotel secara online. Kini, mereka sudah memperluas layanannya seperti tiket masuk wisata hingga penyewaan mobil.

Traveloka meraih gelar sebagai unicorn pada bulan Juli 2017, saat mereka mendapatkan investasi dari Expedia sebesar 350 juta USD. Hingga saat ini, Traveloka diperkirakan memiliki nilai valuasi sebesar 2 miliar USD.

 3. Tokopedia

Perusahaan ini berdiri sejak tanggal 17 Agustus 2009, merupakan perusahaan perdagangan elektronik yang cukup terkenal dan akrab di telinga masyarakat Indonesia. Seiring perkembangannya, Tokopedia mendapatkan suntikan dana dari Alibaba pada tahun 2017, hingga bisa mendapatkan status sebagai startup unicorn.

Tokopedia memiliki jumlah pengguna aktif bulanan hingga 90 juta user pada bulan Agustus 2019. Nilai valuasi dari Tokopedia diperkirakan mencapai 7 miliar USD pada tahun 2020.

4. Bukalapak

Bukalapak merupakan salah satu startup yang bergerak di bidang e-commerce. Perusahaan ini didirikan oleh Achmad Zaky dengan dua orang temannya yaitu Nugroho Herucahyono dan Fajrin Rasyid pada tahun 2010. Bukalapak juga merupakan salah satu marketplace yang tidak asing lagi di telinga orang Indonesia.

Pada tahun 2018 lalu, perusahaan ini secara resmi telah mendapatkan gelar sebagai startup unicorn.

5. OVO

Startup yang selanjutnya ini adalah perusahaan yang ada di bidang keuangan, khususnya e-wallet. OVO merupakan platform pembayaran seluler yang dibuat oleh LippoX pada tahun 2017.

Dua tahun sejak perilisannya, OVO ternyata sudah mampu berkembang dan mendapatkan status sebagai perusahaan startup unicorn di Indonesia.

6. J&T Express

Perusahaan yang bergerak dalam bidang ekspedisi ini mendapatkan gelar unicorn sejak 7 April 2021. Mereka berhasil mendapatkan valuasi di atas1 miliar USD sehingga pantas mendapatkan gelar tersebut.

Status ini pertama kali diungkap dalam sebuah riset CB Insight berjudul “The Complete List Of Unicorn Companies.”

7. OnlinePajak

Yang terakhir, ada sebuah penyedia jasa aplikasi perpajakan yang terdaftar dan diawasi langsung oleh Direktorat Jenderal Pajak. OnlinePajak dikabarkan memiliki valuasi di atas 14 triliun IDR, sehingga menjadi salah satu startup unicorn di Indonesia.

kami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas